Senin, 09 Februari 2009

Keripik Kentang

. Senin, 09 Februari 2009
0 komentar


Bahan :

* kentang tess
* air
* garam secukupnya
* minyak untuk menggoreng

Cara membuat :

1. Kupas kulit kentang, iris tipis dengan parutan sehingga berbentuk lembaran
2. Rendam dalam air
3. Panaskan minyak hingga benar2 panas
4. keluarkan kentang yg direndam dalam air
5. Campur dengan garam sedikit
6. goreng dalam wajan panas

tips :
* kentang harus terendam minyak goreng semuanya
* keluarkan kentang yg direndam sesuai dengan porsi yg akan digoreng, jadi tidak sekaligus ditiriskan
* ketika baru digoreng jangan langsung tutup wadah untuk menarok keripik kentangnya

Klik disini untuk melanjutkan »»

Roti Garing

.
0 komentar


Bahan :

* roti tawar beberapa lembar (sesuai selera)
* margarin
* gula pasir untuk taburan

Cara membuatnya :
potong2 roti tawar tanpa kulit seperti gambar di bawah, terus olesi dengan margarin.. kemudian taburi dengan gula pasir. Panggang di oven sampai kuning kecoklatan.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Minggu, 08 Februari 2009

Puding Hitam Manis

. Minggu, 08 Februari 2009
0 komentar


Bahan :

* Agar2 warna putih
* Susu bubuk 5 sdm
* Air 600 ml
* Gula pasir 100 gram
* Vanili bubuk 1/2 sdt
* Biskuit oreo, 6 keping hancurkan

Saus

* Air 250 ml
* Coklat bubuk, 1 sdm cairkan
* Gula pasir 75 gram
* Tepung maizena 1 sdm, cairkan

Cara membuat :

1. Campur susu dengan air, aduk
2. Masukkan agar2 bubuk, gula pasir, dan vanili. Masak sambil diaduk hingga mendidih. Angkat
3. Tuang adonan puding dalam cetakan. Tabur remahan pada bagian tengah dan atasnya. Biarkan dingin dan mengeras

Saus
Campur air, coklat bubuk, gula pasir, aduk rata dan didihkan. Masukkan maizena, aduk hingga mengental, angkat

Untuk 10 buah

Klik disini untuk melanjutkan »»

Manisan Ceremai Basah

.
0 komentar

Bahan - bahan :

  • 10 kg ceremai tua
  • 10 liter larutan garam
  • 10 liter larutan kapur sirih
  • 10 liter larutan Na metabisulfit
  • 10 liter larutan gula 30%
  • 10 batang kayu manis
  • 5 gr natrium benzoat

Cara Membuat :

  • Buang batang ceremai, bersihkan dari kotoran, cuci bersih
  • Rendam ceremai dalam larutan garam selama 4 jam. Cuci dan tiriskan.
  • Rendam ceremai dalam larutan kapur sirih selama 4 jam. Cuci dan tiriskan
  • Rebus air, setelah mendidih celupkan ceremai dengan diwadahi saringan selama 5 menit. Tiriskan.
  • Rendam ceremai dalam larutan metabisulfit seama 1 jam. Cuci dan tiriskan.
  • Rendam ceremai dalam larutan gula 30% yang sudah dididihkan bersama kayu manis, selama 24 jam. Tiriskan.
  • Timbang sisa larutan gula. Tambahkan 200 gr gula pasir untuk setiap 1 liter sisa larutan gula. Rebus, biarkan mendidih selama 15 menit, lalu masukkan ceremai. Rendam kembali selama 24 jam. Lakukan hal demikian sampai 4 kali. Tiriskan, lalu siram dengan air panas.
  • Taburkan natrium benzoat, aduk rata
  • Manisan siap dikemas dan simpan pada suhu dingin.

Natrium Benzoat : digunakan untuk mengawetkan manisan. Penggunaannya tidak lebih dari 1 g/kg bahan. Bahan ini bisa didapatkan di toko kimia. Gunakan natrium benzoat hanya bila diperlukan saja. Jika manisan memiliki daya simpan yang cukup lama, maka natrium benzoat boleh tidak dipakai.

Natrium Metasulfit : digunakan sebagai bahan pengawet serta mempertahankan warna buah dan sayur. Pengawet ini hanya boleh ditambahkan tidak lebih dari 100 mg/kg bahan

Asam sitrat : ditambahkan di setiap proses perendaman sebagai bahan penyegar manisan dan pengawet. Diberikan sekitar 0.5 - 1% dari berat larutan gula yang digunakan. Untuk buah dan sayur yang sudah berasa asam, tidak perlu ditambah asam sitrat. Bahan ini bisa didapatkan di toko kimia atau toko kue.

Tip:

  • Untuk mendapatkan manisan ceremai yang bagus, pilih ceremai yagn sudah tua tapi tidak matang, bentuknya seragam, dan tidak cacat.
  • Penggulaan untuk manisan ceremai dilakukan lebih lama (5 kali), agar manisan tidak terlalu asam. Jika Anda menginginkan keasaman manisan yang lebih tinggi, waktu penggulaan bisa dilakukan lebih singkat.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Manisan Kolang-kaling Basah

.
0 komentar

Bahan - bahan :

  • 5 kg kolang-kaling
  • 10 liter larutan garam
  • 20 lembar daun jeruk
  • 10 liter larutan gula 40%
  • 50 gram asam sitrat
  • 4 gram natrium benzoat
  • 25 lembar daun jeruk purut
  • pewarna makanan secukupnya

Cara Membuat :

  • Cuci bersih kolang-kaling. Rendam dalam larutan garam semalam. Cuci dan bilas sampai rasa asinnya hilang. Tiriskan.
  • Didihkan air, masukkan kolang-kaling dan rebus sektar 3 menit. Tiriskan.
  • Campur larutan gula 40% yang sudah dididihkan bersama daun jeruk dengan asam sitrat. Masukkan kolang-kaling. Rendam selama 24 jam. Tiriskan.
  • Timbang sisa larutan gula. Tambahkan 200 gram gula pasir untuk setiap 1 liter sisa larutan gula. Rebus, biarkan mendidih selama 15 menit, dinginkan. Tambahkan asam sitrat, lalu rendam kolang-kaling selama 24 jam. Lakukan hal demikian sampai 3 kali. Pada perendaman yang ke 3, tambahkan pewarna makanan. Tiriskan, lalu siram dengan air panas.
  • Kemas manisan kolang-kaling. Sebelumnya, tambahkan larutan gula 60% sebanyak 1/2 bagian berat manisan.

Tip :

  • Pilih kolang-kaling yang masih segar dan agak keras serta ukurannya seragam.
  • Cuci kolang-kaling sampai kesat dan lendirnya hilang. Jika lendirnya masih ada akan menurunkan kualitas manisan yang dihasilkan.
  • Buang mata yang terdapat pada kolang-kaling.

Natrium Benzoat : digunakan untuk mengawetkan manisan. Penggunaannya tidak lebih dari 1 g/kg bahan. Bahan ini bisa didapatkan di toko kimia. Gunakan natrium benzoat hanya bila diperlukan saja. Jika manisan memiliki daya simpan yang cukup lama, maka natrium benzoat boleh tidak dipakai.

Natrium Metasulfit : digunakan sebagai bahan pengawet serta mempertahankan warna buah dan sayur. Pengawet ini hanya boleh ditambahkan tidak lebih dari 100 mg/kg bahan

Asam sitrat : ditambahkan di setiap proses perendaman sebagai bahan penyegar manisan dan pengawet. Diberikan sekitar 0.5 - 1% dari berat larutan gula yang digunakan. Untuk buah dan sayur yang sudah berasa asam, tidak perlu ditambah asam sitrat. Bahan ini bisa didapatkan di toko kimia atau toko kue.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Manisan Mangga Basah & Kering

.
3 komentar

Bahan - bahan :

  • 10 kg mangga indramayu mengkal
  • 10 liter larutan garam
  • 10 liter larutan kapur
  • 10 liter larutan metabisulfit
  • 10 liter larutan gula 40%
  • 50 gram asam sitrat
  • 250 gram cabai merah, di blender kasa
  • 6 gram natrium benzoat
  • 2 sendok teh vanili

Cara Membuat :

  • Kupas tipis-tipis kulit buah mangga. Potong-potong daging buah menjadi bentuk yang menarik
  • Rendam potongan mangga dalam larutan garam selama 8 jam, cuci bersih dan tiriskan.
  • Rendam potongan mangga dalam larutan kapur selama 4 jam, lalu cuci bersih dan tiriskan.
  • Rendam buah mangga dalam larutan natrium metasulfit selama 1 jam sambil diaduk-aduk perlahan. Cuci bersih, lalu tiriskan.
    • Manisan mangga basah :
  • Campurkan larutan gula, asam sitrat, vanili, dan cabai merah. Rendam potongan mangga dalam larutan tersebut selama 24 jam. Angkat dan tiriskan.
  • Timbang sisa larutan gula. Tambahkan 200 gram gula pasir untuk setiap 1 liter sisa larutan gula. Rebut dan biarkan mendidih selama 15 menit, lalu dinginkan. Tambahkan lagi asam sitrat, lalu rendam kembali potongan mangga selama 24 jam. Lakukan hal demikian sampai 3 kali. Tiriskan, lalu siram dengan air panas.
  • Taburkan natrium benzoat, aduk rata.
  • kemas manisan. Sebelum di-sealer, tambahkan larutan gula 60% sebanyak 1/2 bagian berat manisan. Simpan dalam lemari es.
    • Manisan Mangga Kering :
  • Campurkan larutan gula, asam sitrat, dan vanili. Rendam potongan mangga dalam larutan tersebut selama 24 jam. Angkat dan tiriskan.
  • Taburkan natrium benzoat, aduk rata
  • Jemur di bawah sinar matahari sampai kering atau menggunakan oven. Selama dijemur, taburi dengan gula pasir.
  • Kemas manisan.

Tip :

  • Jika buah mangga yang digunakan sudah berasa asam, asam sitrat tidak perlu ditambahkan
Natrium Benzoat : digunakan untuk mengawetkan manisan. Penggunaannya tidak lebih dari 1 g/kg bahan. Bahan ini bisa didapatkan di toko kimia. Gunakan natrium benzoat hanya bila diperlukan saja. Jika manisan memiliki daya simpan yang cukup lama, maka natrium benzoat boleh tidak dipakai.

Natrium Metasulfit : digunakan sebagai bahan pengawet serta mempertahankan warna buah dan sayur. Pengawet ini hanya boleh ditambahkan tidak lebih dari 100 mg/kg bahan

Asam sitrat : ditambahkan di setiap proses perendaman sebagai bahan penyegar manisan dan pengawet. Diberikan sekitar 0.5 - 1% dari berat larutan gula yang digunakan. Untuk buah dan sayur yang sudah berasa asam, tidak perlu ditambah asam sitrat. Bahan ini bisa didapatkan di toko kimia atau toko kue.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Manisan Nangka Kering

.
0 komentar

Manisan Nangka Kering

Bahan - bahan :

  • 10 kg nangka
  • 10 liter larutan garam
  • 10 liter larutan natrium metabisulfit
  • 10 liter larutan gula 40%
  • 30 lembar daun pandan
  • 10 gram asam sitrat
  • 5 gram natrium benzoat
  • susu skim bubuk

Cara Membuat :

  • Cuci bersih buah nangka, lalu pisahkan buang nangka dari bijinya
  • Rendam buah nangka dalam larutan garam selama 2 jam. Cuci sampai rasa asinnya hilang dan tiriskan
  • Rendam buah nangka dalam larutan natrium metabisulfit sekitar 1 jam, cuci bersih. Tiriskan.
  • Didihkan larutan gula 40%, lalu campur dengan daun pandan dan asam sitrat. Masukkan irisan buah nangka. Rendam selama 24 jam. Tiriskan.
  • Taburkan natrium benzoat, aduk rata.
  • Jemur manisan nangka basah diatas aluminium foil atau anyaman bambu sampai kekeringan yang diinginkan. Selama pengeringan, taburi susu skim untuk mendapatkan manisan nangka yang manis dan gurih.
  • Kemas manisan.

Tip :

  • Pilih buah nangka yang berdaging tebal dengan tingkat kematangan sedang, tidak lunak, dan tidak berair
  • Taburkan susu slim saat pengiringan bisa diganti dengan gula pasir

Natrium Benzoat : digunakan untuk mengawetkan manisan. Penggunaannya tidak lebih dari 1 g/kg bahan. Bahan ini bisa didapatkan di toko kimia. Gunakan natrium benzoat hanya bila diperlukan saja. Jika manisan memiliki daya simpan yang cukup lama, maka natrium benzoat boleh tidak dipakai.

Natrium Metasulfit : digunakan sebagai bahan pengawet serta mempertahankan warna buah dan sayur. Pengawet ini hanya boleh ditambahkan tidak lebih dari 100 mg/kg bahan

Asam sitrat : ditambahkan di setiap proses perendaman sebagai bahan penyegar manisan dan pengawet. Diberikan sekitar 0.5 - 1% dari berat larutan gula yang digunakan. Untuk buah dan sayur yang sudah berasa asam, tidak perlu ditambah asam sitrat. Bahan ini bisa didapatkan di toko kimia atau toko kue.

Klik disini untuk melanjutkan »»
 
Namablogkamu is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com